Ternyata ini Penyebab Nyeri Lambung !

Penyebab Nyeri Lambung – Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) adalah munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan. Gejala penyakit asam lambung muncul minimal 2 kali dalam seminggu.

Asam lambung naik atau penyakit asam lambung bisa dialami oleh orang dewasa maupun anak-anak. Gejala penyakit ini sering diduga sebagai serangan jantung atau penyakit jantung koroner, karena gejalanya yang hampir mirip dengan nyeri dada. Walaupun tidak mematikan seperti serangan jantung, penyakit asam lambung perlu ditangani agar tidak menimbulkan komplikasi.

Radang pada dinding lambung atau gastritis merupakan salah satu penyebab paling umum nyeri lambung. Beragam faktor bisa jadi penyebab, mulai dari infeksi hingga efek samping obat tertentu.

penyebab nyeri lambung

Beberapa gejala yang kerap menyertai gastritis dikutip dari Mayo Clinic adalah:

– Mual
– Muntah
– Begah
– Nyeri

Sedangkan faktor-faktor penyebabnya antara lain:

1. Infeksi bakteri
Helicobacter pylori merupakan penyebab paling umum. Namun sebenarnya tidak semua orang dengan H.pylori akan mengalami gastritis.

2. Obat-obatan
Beberapa jenis obat pereda nyeri seperti aspirin dan ibuprofen bisa memicu gastritis akut maupun kronis. Penggunaan secara rutin atau terlalu banyak, tidak dianjurkan.

3. Usia
Seiring makin bertambahnya usia, risiko infeksi meningkat. Demikian juga dengan risiko radang lambung yang diakibatkannya.

4. Alkohol
Kebiasaan minum alkohol membuat dinding lambung mudah iritasi.

5. Stres
Seringkali stres juga menjadi faktor pemicu serangan pada mereka yang punya riwayat gastritis.

Bila tidak tertangani, gastritis bisa menyebabkan luka dam perdarahan pada dinding lambung. Walau langka, gastritis kronis juga bisa meningkatkan risiko kanker, terlebih bila mengalami penipisan dinding lambung atau perubahan sel pada dinding lambung.

Gejala Penyakit Asam Lambung

Gejala utama dari asam lambung naik adalah rasa seperti terbakar di dada (heartburn), yang bertambah parah setelah makan atau saat berbaring. Gejala ini dapat disertai dengan keluhan gangguan pencernaan lainnya, seperti sering bersendawa, serta mual dan muntah.

Diagnosis Penyakit Asam Lambung

Keluhan heartburn pada penderita asam lambung akan dirasakan paling tidak 2 kali dalam seminggu. Bila pasien datang dengan keluhan ini, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan serangkaian tes penunjang. Pemeriksaan yang dapat dilakukan oleh dokter adalah gastroskopi, foto Rontgen, pemeriksaan pH kerongkongan, serta tes kekuatan otot kerongkongan (manometri).

Pengobatan Penyakit Asam Lambung 

GERD dapat diatasi dengan mengubah perilaku sehari-hari, seperti menurunkan berat badan, tidak langsung berbaring setelah makan, dan berhenti merokok. Dokter gastroenterologi juga dapat memberikan obat-obatan untuk mengatasi penyakit asam lambung. Obat yang diberikan adalah obat yang dapat menetralkan asam lambung, menurunkan produksi asam lambung, dan obat yang mempercepat pengosongan lambung. Jika cara tersebut belum dapat mengatasi penyakit asam lambung, operasi dapat dilakukan.

Komplikasi Penyakit Asam Lambung 

Penanganan penyakit asam lambung yang tidak tuntas dapat menimbulkan komplikasi berupa peradangan pada saluran kerongkongan atau esofagus. Peradangan tersebut dapat menyebabkan munculnya luka hingga jaringan parut di kerongkongan, sehingga penderita jadi sulit menelan.

Kondisi  ini juga dapat memicu terjadinya esofagus Barrett, yaitu penyakit yang berisiko menimbulkan kanker esofagus.

Semoga Bermanfaat.

Sumber :

  • health.detik com
  • alodokter com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *